Wishing Well

What We Were Made For

Month: December, 2012

Image

 

It’s been 10 fabulous years at Macbeth, and we have had a number of awesome collaborative projects in those 10 years. So to celebrate, we have brought back some of our favorite studio projects for a limited time. You can check them out online or just come by the store and try a pair on. In this photo we have  Hunter Burgan – AFI; Dan Smith – tattoo artist; Eddie Breckenridge – Thrice; Riley Breckenridge – Thrice; Max Bemis – Say Anything; DJ Skeet Skeet, and Devo

Image

 

 

Tips adzan dengan suara merdu

Image

Tips adzan dengan suara merdu – adzan adalah salah satu tanda akan diadakan sholat, sekarang di sekolah sudah banyak lomba-lomba islami seperti lomba adzan dan membaca Al-Qour’an. jika anda terpilih menjadi kandidat lomba adzan, ngeblog-positif kasih tau ni tipsnya agar suara anda merdu dan nyaring terdengar. berikut tips adzan dengan suara merdu

  • usahakan jauh-jauh hari anda sudah latihan bagaimana lyric dan intonasi adzan yang bagus baik dan benar, latihannya gampang kok coba dengarkan adzan magrib di tv. dengan begitu ketika lomba intonasi dan lyric tidak akan salah.
  • jangan minum air es dan makan gorengan, adzan membutuhkan sura yang keras dan panjang untuk itu jauhi makanan dan minuman yang bisa memperjelek kualitas suara anda
  • tutup kuping anda dengan tangan. cara ini berujuan untuk memfokuskan fikiran anda dan suara anda, jika fikiran buyar / gerogi sudah pasti anda akan kalah dalam lomba tersebut
  •  jangan lupa baca doa, ini adalah point yang terpenting, jika akan menjalankan suatu kegiatan, usahakan disertai dengan doa.

Cara Mengatasi Demam Panggung

Image

 

etika saya membuka dasboard blog ini, saya temukan keyword pencarian dari pembaca yaitu “cara atasi nervous saat bernyanyi di panggung“, maka caya mencoba menuliskan tentang demam panggung dan bagaimana cara mengatasinya.
Nervous di panggung atau yang sering dikenal dengan istilah Demam Panggung, sering kita alami ketika berhadapan dengan pendengar atau audion. Ketika berpidato atau bernyanyi  di panggung dapat dengan tiba-tiba menimbulkan reaksi nervous, gugup, atau grogi. Gejala ini timbul karena adanya rasa malu yang terbersit di dalam perasaan (hati). Gejala inilah yang disebut dengan demam panggung.
Efek dari demam panggung dapat dikurangi dengan pemahaman terhadap apa yang sedang terjadi pada tubuh dan belajar untuk mengendalikan ketakutan/kecemasan dengan teknik relaksasi dan persiapan mental. 
Berikut ini 6 tips mengatasi demam panggung, yaitu:
  1. Cobalah untuk berlatih setiap hari dengan cara memejamkan mata dan tarik nafas dalam-dalam, lalu bayangkan kamu dalam situasi yang menyebabkan terjadinya demam panggung. Sekarang juga, visualisasikan dirimu untuk mengendalikan situasi dengan tenang dan percaya diri. Lalu yakini bahwa kamu dapat tampil sempurna dan orang-orang di sekitarmu mengagumi kemampuanmu. Kamu harus yakin bahwa akan mampu untuk tetap tenang dalam situasi tersebut.
  2. Berikutnya berlatihlah presentasi (berpidato) atau bernyanyi. Yakin bahwa kamu dapat tampil dengan sempurna. Gunakan latihan ini sebagai metode persiapan. Berlatih dapat dilakukan di depan cermin, di depan teman kamu atau keluarga. Bila perlu rekam latihanmu di dalam kaset atau video. Lalu jangan segan dan malu untuk meminta koreksi dari teman-teman atau keluarga, sehingga kamu dapat mengenali titik-titik lemah dari penampilanmu yang mesti diperbaiki. Lalu setelahnya latihan kembali, sambil memperbaiki bagian-bagian yang belum sempurna tadi.
  3. Sebelum tampil, ingatan perlu didukung oleh bantuan eksternal, misalnya catatan. Sebelum berpidato, kita perlu menyiapkan suatu konsep dengan kata-kata kunci tertentu untuk membantu ingatan bekerja sehingga tidak ada poin-poin yang terlupakan. Atau ketika bernyanyi, siapkan teks lagu yang lebih dahulu diletakkan di standar teks lagu. Biasanya organ tunggal atau grup musik mempunyai satu tiang khusus yang digunakan untuk menempatkan buku-buku teks lagu. Ketika berpidato atau bernyanyi tersebut, kamu jangan malu untuk menggunakan bantuan visual tersebut. Yakinlah bahwa dengan demikian, penonton (audion) akan menilai kamu adalah orang profesional yang mampu mengorganisasikan presentasi / nyanyian kamu dengan baik. Dengan tehnik ini kamu akan mendapat manfaat, misalnya saat ada kata yang lupa, kamu akan cepat menemukan sesuatu yang lupa tersebut hanya dengan melihat catatan.
  4. Penting dan jangan lupa untuk tersenyum dan berbicaralah dengan salah satu audiens sebelum tampil di panggung. Dan saat berada di panggung, pandanglah wajah orang perorang dan bicaralah langsung kepada seseorang atau boleh juga kepada semua. Misalnya dengan mengucapkan “Selamat malam para hadirin semua. Pada malam hari ini saya akan menyumbang sebuah lagu. Lagu ini adalah lagu yang bertajuk kasih sayang Tuhan kepada kita semua.” Dengan berbicara langsung kepada audiens, maka itu lebih baik daripada hanya memandang lautan audiens. Dengan berbicara sebelum memulai berpidato atau bernyanyi, itu akan mengurangi denyut jantung anda. Jantung butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan situasi di atas panggung.
  5. Jika kamu dapat menyampaikan pantun atau jokes, itu akan lebih bagus karena dapat membuat audiens tersenyum atau tertawa. Jika mampu seperti itu maka kamu sudah membuat penonton menjadi santai dan telah menguasai mereka. Semua orang suka tertawa spontan. Saat membuat audiens merasa nyaman dengan tawa, jamu juga akan mendapatkan energi positif dari tawa mereka.
  6. Selalu bicaralah tentang apa yang kamu kuasai. Dengan itu kamu akan merasa lebih nyaman berpidato atau bernyanyi. 
  7. Pastikan juga semboyan bahwa “Tidak ada manusia yang sempurna, dan saya lebih mampu dari para audiens semua. Terbukti bahwa saya sudah lebih berani untuk tampil“. 
  8. Selanjutnya di masa berikutnya, biasakan untuk tampil dalam kesempatan apapun sehingga membuat kita jadi terbiasa. Sesuai dengan kata pepatah “Alah Bisa Karena Biasa”. 
  9. Jika anda masih belum percaya diri juga, silahkan baca mantra “cil-cil-mau, audiens kancil saya harimau. cil-cil-sar, audiens kecil saya besar.” Pahami makna mantra tersebut bahwa kita yang telah berani untuk tampil adalah orang lebih memiliki jiwa yang besar dari para audiens. Orang yang jiwanya besar akan mampu menguasai semua orang yang berjiwa kecil.
Selamat mencoba….. Semoga sukses.   

New Theme: Widely

The WordPress.com Blog

Say hello to Widely, the newest theme to launch on WordPress.com. This modern and elegant theme showcases your content with a design that will give your site a classy, contemporary feel.

Make it yours with a custom background, custom menu, and optional custom header image. Promote posts in the content slider on a static front page and use featured images to make your site look stunning! Widely also comes with four Widget areas, six Post Formats, and a responsive layout structure that looks great on all devices.

The Widely theme was designed by Themes Kingdom. Learn more about it on the theme showcase, or activate it right away at Appearance → Themes. And once you are done, just start posting.

View original post

Freshly Pressed: Four Friday Faves

The WordPress.com Blog

No more of this “waiting until the end of the month” nonsense to see what was hot on Freshly Pressed! To keep our Freshly Pressed editors’ picks, um, fresh, we’ll highlight a few of our (and your) favorite posts here every Friday.

If One More Woman Complains About the Size of Her Body . . .

Caitlin Kelly’s post on Broadside hit a nerve with hundreds of you.

Whining about weight teaches the girls in our lives, who look to us their role models, that this is just what women do, that focusing miserably and endlessly on our individual body size and shape is our most pressing issue as women — instead of political and economic issues that affect us all, size 00s to 24s,  like paid maternity leave or better domestic violence protection or access to birth control and abortion.

Caitlin’s post racked up the Likes, but also spawned…

View original post 494 more words

13 Days of Christmas! Why? Because we can!

Starting December 1st, Macbeth is celebrating the 13 Days Of Christmas! Why does it end on the 13th, you may ask? Well, that’s our very own Tom DeLonge’s birthday— and we’ll take any excuse you got to throw ourselves a party. With each online purchase you make at our online shop, between December 1 through the 13th, we’re throwing in a free gift! Let’s party! Let’s get free stuff! Image cImageredit: “safe” – © 2007 Paul Keller – made available under Attribution 2.0 Generic

Hello world!

Welcome to WordPress.com! This is your very first post. Click the Edit link to modify or delete it, or start a new post. If you like, use this post to tell readers why you started this blog and what you plan to do with it.

Happy blogging!